Ji Qing telah bertransmigrasi ke zaman Musim Semi dan Gugur serta zaman Negara-Negara Berperang—sebuah Tiongkok kuno yang memiliki seni bela diri tingkat tinggi! Namun, sejarah telah menyimpang dari jalurnya, dan tirai kekacauan pun telah tersingkap. Jing Ke berhasil membunuh Raja Qin di Istana Xianyang, dan para pendekar hebat dari ketujuh negara bangkit, memperpanjang peperangan hingga ribuan tahun. Sosok pemberani dan ksatria hidup berdampingan dengan berbagai aliran pemikiran serta teknologi, sementara keluarga-keluarga bangsawan menyeimbangkan kesetiaan mereka dengan perebutan kekuasaan tertinggi. Ini bukan sekadar era tujuh negara yang saling berperang, melainkan juga era para pahlawan. Saksikanlah perjalanan Ji Qing yang abadi saat ia meninggalkan Kota Yong, memasuki sebuah akademi, dan menjelajahi dunia yang kacau balau dengan mengandalkan bakat dari Suku Sembilan Li (Nine Li Tribes) yang dimilikinya.
Aku, Ji Qing, melintasi waktu menuju versi dunia bela diri tingkat tinggi (Gaowu) dari zaman Musim Semi dan Gugur serta zaman Negara-Negara Berperang.
Kau punya pedang? Aku tak bisa mati!
Kau punya sihir dunia? Aku tak bisa mati!
Kau punya jurus yang nyaris setara dewa? Aku tetap tak bisa mati!
Sebagai orang biasa yang tak bisa mati apa pun yang terjadi, bagaimana nasibku di dunia yang terkoyak perang dan penuh pertarungan sengit ini?






Komentar